Tentang Remaja

Masa remaja yang diawali dengan pubertas adalah masa meningkatnya beberapa hormon di dalam tubuhnya. Hal ini menyebabkan adanya perubahan yang menonjol pada fisik maupun psikis remaja. Dari sinilah muncul perubahan karakter dari anak-anak menuju ke dewasa. Artinya, remaja tidak lagi dikatakan seperti anak-anak, dan juga belum bisa dikatakan dewasa. Karakter ini bukan suatu hal yang baik atau yang buruk. Tetapi karakter ini dapat membentuk sikap dan sikap remaja seperti apa nantinya. Sehingga karakter ini memiliki sisi positif dan negatifnya. 


Karakter yang Membawa Dampak Positif bagi Remaja

Karakter remaja ternyara dapat membawa dampak positif, yaitu di saat remaja mampu mengetahui mana sifat yang baik dan yang buruk, ia mampu mencegah sifat buruknya,serta kemudian meningkatkan sifat baiknya. Karakter ini akan membawa dampak positif bagi dirinya di masa depan.

1. Tertarik dengan lawan jenis.
Remaja yang tertarik dengan lawan jenis akan memiliki rasa simpati dan empati terhadap lawan jenisnya, pastinyadalam kondisi keduanya sama-sama nyaman dan saling terbuka. Remaja yang pacaran sering dikatakan mengarah kepada hal-hal yang negatif, tetapi di sisi lain ada pula hal-hal positifnya. Sering berdiskusi dan memahami satu sama lain, membantu dan mensupport satu sama lain, bahkan dengan merencanakan tentang rumah tangga dengan pasangan juga menjadi hal yang baik. 

2. Emosi yang tidak terkendali.
Jika remaja dihadapkan dengan suatu keadaan, ia akan menanggapi dengan emosinya yang tidak terkendali, namun seiring berjalannya waktu, ia akan lebih mengenal dan memahami batasan dirinya. Seiring berjalannya waktu, remaja dapat memahami bagaimana sikap yang baik jika dihadapkan dengan suatu keadaan. Seiring berjalannya waktu, hal ini akan membawa remaja menjadi pribadi yang lebih tenang, lebih dewasa, dan akhirnya dapat mengendalikan emosi. 

3. Ingin menang sendiri.
Remaja yang memiliki rasa ingin menang sendiri, ambisius adalah karakter yang dapat dibanggakan. Remaja dengan sikap ini memiliki semangat yang tinggi, percaya diri, dan tidak pantang menyerah. Karakter ini bisa menjadi aset besar untuk mengembangkan life skill remaja khususnya dalam keterampilan menghadapi kesulitan. Karena dengan sikap ingin menang sendiri tersebut, remaja akan terus berusaha dengan kemampuannya untuk menyelesaikan kesulitan tersebut.

4. Keingintahuan yang besar.
Remaja memiliki keingintahuan yang tinggi yang sedang mencari jati diri, dapat disalurkan ke dalam berbagai aktivitas yang baik dan bermanfaat, seperti menekuni pendidikannya, mengikuti berbagai pelatihan, dan mencari berbagai sumber pengetahuan lainnya. Jika hal ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka remaja tersebut akan memiliki pengetahuan yang dapat berguna di masa depan. Lagi-lagi, Lagi-lagi karakter ini bisa menjadi aset besar untuk mengembangkan life skill remaja.


Karakter yang Membawa Dampak Negatif bagi Remaja

1. Tertarik dengan lawan jenis.
Remaja yang tertarik dengan lawan jenis cenderung untuk berpacaran, pacaran sendiri bukan suatu hal yang salah, namun dapat menjadi salah jika dari pacaran tersebut dapat merugikan remaja, khususnya remaja perempuan. Seperti toxic relationship, atau jika tidak dikontrol dengan etika, moral, dan perilaku yang baik, ditambah dengan ketidaktahuan tentang pendidikan seksualitas maka akan terjadi seks pra nikah. Maka dari itu, remaja diharapkan dapat meningkatkan nilai spiritual, sosial, moral, dan pengetahuan tentang seksualitas dengan baik.

2. Emosi yang tidak terkendali.
Remaja yang memiliki emosional tinggi, jika tidak dikontrol dan dibimbing dengan baik, maka akan menjadi masalah bagi kesehatan mentalnya. Seperti frustrasi berlebihan, menyakiti diri sendiri, mengkonsumsi narkoba, bahkan sampai bunuh diri. Maka dari itu, menjaga kesehatan mental remaja perlu diperhatikan, remaja juga dapat melampiaskan emosinya dengan baik, curhat ke konselor atau teman, berkomunikasi dengan keluarga, atau mengalihkan emosinya dengan kegiatan yang bermanfaat.

3. Ingin menang sendiri.
Remaja yang memiliki rasa ingin menang sendiri, merasa ingin diakui, idealis, dan merasa menjadi yang terbaik dari yang lainnya dapat menjadi dampak positif. Namun juga dapat berdampak negatif seperti perilaku perundungan (bullying), tindak pidana lainnya, bahkan kekerasan seksual. Dalam hal ini, remaja dapat lebih memahami tentang berbeda itu hal yang biasa, memahami  tentang kesetaraan gender, memahami tentang lingkungan dan perilaku yang baik dan bermanfaat.

4. Keingintahuan yang besar.
Remaja memiliki keingintahuan yang tinggi, berdampak negatif, yang akhirnya berujung pada seks pra nikah dan mengkonsumsi narkoba. Hal ini disebabkan karena remaja yang belum mengetahui akibat dari seks pra nikah dan konsumsi narkoba, dan juga remaja yang sudah mengetahui akibatnya tetapi masih ingin mencobanya. Dalam hal ini, selain diperlukan pemahaman dan sosialisasi dampak seks pra nikah dan konsumsi narkoba, juga diperlukan kontrol diri yang kuat dari remaja itu sendiri.


Karakter di atas selain menjadi aset yang baik dan berguna di masa depan, juga dapat menyebabkan kerentanan remaja untuk mengalami berbagai permasalahan remaja. Maka dari itu, diperlukan berbagai cara untuk memberikan pemahaman yang baik kepada remaja melalui pendidikan dan konseling, yang dapat diberikan oleh keluarga, guru di sekolah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, teman sebaya, dan juga melalui media sosial atau media elektronik lainnya seperti blog ini.

Komentar